yogya.Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) DIY menemukan sejumlah depot air minum isi ulang di yogyakarta yang tidak menuhi standar sanitasi. Jika diminum, air minum isi ulang ini dapat mengganggu kesehatan mereka yang mengkonsumsinya.
“Dari 29 sampel produk depot air minum isi ulang yang kami uji laboratorium, ditemukan empat depot yang tidak memenuhi standar air minum yang aman dikonsumsi. Satu sampel depot tidak memenuhi standar pH, tiga lainnya karena mengandung bakteri MPN Coliform berlebihan,” kata Kabid Pemeriksaan dan Penyelidikan BBPOM DIY, Zulaimah di kantornya, Jumat (29/5).
Dia menjelaskan pH air minum yang layak dikonsumsi berkisar antara 6,5 sampai 8,5. Sedangkan kandungan bakteri MPN Coliform yang masih aman harus kurang dari 2 APM per 100 mililiter, jika melebihi dari itu berpotensi mengakibatkan penyakit diare yang bisa berujung pada kematian.
Selain melakukan uji laboratorium sampel air minum, berdasaakan hasil pemeriksaan BBPOM juga menemukan sejumlah depot air minum isi ulang yang melanggar persyaratan administratif sebuah perusahaan depot air minum. “Dari 31 depot yang kami periksa ada 22 depot yang memasang merk pada kemasan air minum isi ulangnya, padahal itu dilarang,”terangnya.
Di samping itu, BBPOM juga menemukan tujuh depot yang memasang simbol Standar Nasional Indonesia (SNI) pada kemasan, padahal depot itu belum mendapatkan SNI. Ada pula depot yang memasang code MD (merk dalam negeri) sebanyak dua depot, serta tujuh depot yang memasang label halal pada kemasan, padahal depot?depot ini belum mendapat izin untuk memasang label?label tersebut.
Tak hanya melakukan pengawasan pada depot air minum, BBPOM juga melakukan pengawasan terhadap empatperusahaan air minum dalam kemasan tahun 2008 lalu. Hasilnya BBPOM menemukan satu perusahaan yang tidak memenuhi standar sanitasi yang baik dalam proses produksinya.
“Untuk perusahaan ini langsung kami tegur agar melakukan perbaikan. Kami tidak berhak menutup perusahaan karena izin produksi langsung turun dari Badan POM pusat. Sedangkan untuk depot air isi ulang itu wewenangnya Dinas Kesehatan dan Dinas Perizinan,” ujarnya.
Demikian pula dengan depot?depot yang tidak memenuhi standar kesehatan, BBPOM segera melakukan pengawasan dan imbauan agar pengelola segera melakukan perbaikan. Beruntung, pengelola depot ini umumnya langsung melakukan perbaikan sanitasi produksinya. Meski demikian, lanjut Zulaimah, BBPOM DIY akan tetap melakukan pengawasan runtin untuk menjamin pelanggaran serupa tidak kembali terjadi.(bernas)
Banyak Depot air minum yang tidak memenuhi standar sanitasi
Posted by made on May 31st, 2009 | 584 views
RSS Feed
Twitter
Posted in 



Bisnis Isi Ulang Air minum kesehatan, alternatif solusi bisnis Anda/ Depot+mesin air minum hexagonal (air kesehatan) dgn teknologi terkini, Hasil air 10.000 kali kualitas air minum biasa (mineral)/ lebih murah dr Tek. Isi Ulang Konvensional, harga mulai dr Rp. 8 Juta/ dengan air baku-sumber dari air apa saja?/ Hemat listrik?/ Kompak?/ Cap. 60/ 120/ 200 Galon Per hari?/ Lemari Alumunium atau Stainless Steel?/ Knockdown (siap Kirim) –> Untuk Home Bisnis/ Kantor/ Hotel / Restoran/ Industri/ Rumah Sakit dll, Hub: 022-70100070 / 0811236923, Silahkan Cek di tirtakalimaya.indonetwork.co.id/prod